Tercerahkan

sebenarnya agak tersipu malu
kalau mau tidak dibilang tertohok
atau lebih kasar nya goblok kelamaan
akan diri ini

saat tersadarkan oleh sekilas penjelasan singkat
oleh kyai kampung
yang langsung ku anggap guru
walau baru sejenak atau
walau baru beberapa kali mengikuti kajian nya

bahwa

setiap insan
sebelum diutus ke dunia
diberikan amanah untuk memegang satu kesepakatan
dan diberikan kesempatan pembuktian
dalam hidup dan kehidupan ini

walau hanya sekian tahun
walau hanya sekian bulan
walau hanya sekian hari
walau hanya sekian detik

baik dalam hidup ada kegembiraan
baik dalam hidup ada kesedihan
baik dalam hidup ada kesenangan
baik dalam hidup ada penderitaan

dan mengerti akan amanat yang dipegang
dan bahwa benar akan satu kalimat
la Ilaha Illa Allah

Jakarta, 19 Juni 2019

Advertisements

Sungguh …

Ku menatap karena cinta
Ku terjatuh karena cinta
Ku hadir karena cinta
Ku sakit karena cinta
Ku tergolek karena cinta
Andai cinta ku terbagi
Andai cinta ku tak tulus
Tergoda dengan kenikmatan semu
Tapi sungguh ku cinta

Jakarta, 19 Juni 2019

Candu

candu sifatnya memabukkan
membuat sang pemakai lupa akan realitas
membuat sang pemakai tenggelam dalam khayalan
membuat sang pemakai dalam perasaan yang menyenangkan

ketika sang pemakai memakai terus menerus candu
akan mengakibatkan kecanduan
sulit untuk terlepas
bagai terjerat dalam lumpur hisap

membutuhkan usaha yang luar biasa
untuk dapat terlepas
kesungguhan berhenti
dan menyadari candu itu menyesatkan

serupanya candu adalah pujian
memabukkan dalam sanjungan
ketergantungan akan derajat dan posisi sanjungan
padahal jauh realitas antara kenyataan dan sanjungan yang diucapkan

terkadang hinaan justru bisa jadi obat
untuk memacu diri untuk lebih baik dan unggul

Senin, 29 April 2019